VLOOKUP adalah salah satu dari fungsi pencarian atau referensi, saat Anda perlu menemukan berbagai hal dalam tabel atau rentang menurut baris. Misalnya, mencari harga komponen otomotif menurut nomor komponennya.

Dalam bentuknya yang paling sederhana, fungsi VLOOKUP mengatakan:

=VLOOKUP(Nilai yang ingin Anda cari, rentang yang ingin dicari nilainya, nomor kolom dalam rentang berisi nilai kembali, Hasil yang Sama Persis atau Hasil yang Mendekati – yang terindikasi sebagai 0/FALSE atau 1/TRUE).

Cara memulai

Terdapat empat potongan informasi yang akan diperlukan untuk membangun sintaks VLOOKUP:

  1. Nilai yang ingin Anda cari, juga disebut nilai pencarian.
  2. Rentang tempat nilai pencarian berada. Ingat bahwa nilai pencarian harus selalu berada di kolom pertama dalam rentang agar VLOOKUP berfungsi dengan benar. Sebagai contoh, jika nilai pencarian berada dalam sel C2, rentang Anda harus dimulai dengan C.
  3. Nomor kolom dalam rentang yang berisi nilai kembali. Sebagai contoh, jika Anda menentukan B2: D11 sebagai rentangnya, Anda harus menghitung B sebagai kolom pertama, C sebagai kedua, dan seterusnya.
  4. Secara opsional, Anda dapat menentukan TRUE jika menginginkan hasil yang mendekati atau FALSE jika menginginkan hasil yang sama persis dari nilai kembali. Jika Anda tidak menentukan apa pun, nilai default akan selalu menjadi TRUE atau hasil yang mendekati.

Sekarang, letakkan semua hal yang disebutkan di atas sebagai berikut:

=VLOOKUP(nilai pencarian, rentang berisi nilai pencarian, nomor kolom dalam rentang berisi nilai kembali, tentukan secara opsional TRUE untuk hasil yang hampir sama atau FALSE hasil yang sama).

Contoh

Berikut adalah beberapa contoh Vlookup:

Contoh 1

Contoh VLOOKUP 1

Contoh 2

Contoh VLOOKUP 2

Contoh 3

Contoh VLOOKUP 3

Contoh 4

Contoh VLOOKUP 4

Contoh 5

Contoh VLOOKUP 5

Source : https://support.office.com/id-id/article/vlookup-fungsi-vlookup-0bbc8083-26fe-4963-8ab8-93a18ad188a1 12/03/19